Tampilkan postingan dengan label bukuantologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukuantologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 September 2022

Antologi Bunga Rampai Jilid 3

 

Buku Antologi Bunga Rampai Jilid 1,2,3 (D0c. Pribadi)

Menjadi bagian dari sebuah buku antologi bersama para penulis di seluruh tanah air adalah hal yang membahagiakan. Selain dapat berbagi cerita tentang pengalaman hidup, saya juga belajar untuk terus konsisten dalam menulis walaupun masih dalam sebuah buku antologi.

Setelah buku antologi pertama dengan judul yang sama terbit bulan Januari 2022, kemudian berlanjut di bulan Mei terbit buku antologi jilid 2. Kini..buku antologi jilid 3 kembali hadir dan masih mewarnai tema hangat “Bunga Rampai Suka Duka Menjadi ASN.”

Masih dengan kurator Bapak Sigid Purwo Nugroho, S.H., S.Pd., editor Ibu Sri Sugiastuti, desain sampul Bapak Yassin Cahyo Ramadhan, dan penerbit Oase Pustaka Sukoharjo – Jawa Tengah. Alhamdulillah dengan semangat para penulis dan khususnya tim akhirnya buku antologi Bunga Rampai Suka Duka Menjadi ASN Jilid 3 ini sampai ke tangan para pembaca di akhir bulan lalu.

Bersama penulis seluruh Indonesia, buku ini menceritakan perjuangan dalam mengikuti seleksi ASN. Ada yang sudah menyandang status ASN namun, masih banyak juga yang harus berjuang di kesempatan selanjutnya.

Sama seperti buku antologi Bunga Rampai Suka Duka Jilid 2, pada jilid 3 ini para penulis diperluas oleh kurator sehingga bukan hanya mereka yang bergelut di dunia pendidikan saja namun, lintas bidang juga hadir membagikan pengalaman hidup mereka dalam perjuangannya mendapatkan status ASN.

Ketika Pak Sigid menghubungi saya via Whatsapp mengajak kembali bergabung di jilid 3, saya pun tanpa berpikir panjang “meng-iyakannya”, padahal saat itu belum terpikir bahan materi yang akan saya tulis. Hingga saya temukan materi narasi jilid 3 ini dari sosok laki-laki hebat dalam hidup saya yaitu, Bapak saya sendiri.

Terkadang pilihan di depan jalan kita akan mengalahkan idealisme yang kita jaga sampai sekarang ini. Tidak mudah juga untuk saya memilih keputusan ini namun, saya percaya loyalitas akan menjadi pembuktian bahwa keputusan ini adalah pilihan yang terbaik. Narasi lengkapnya saya tuangkan dalam buku antologi Bunga Rampai Suka Duka Menjadi ASN Jilid 3 ini dengan judul “Titik Akhir Cinta Untuk Matematika”.

Selain narasi untuk kedua orangtua saya, buku ini juga spesial dipersembahkan untuk suami tercinta. Dukungan yang luar biasa darinya mampu mengepakkan sayap ini untuk terus semangat belajar menjadi Guru yang lebih baik lagi. Estafet semangat dan motivasi juga saya dapatkan dari kedua mertua saya. Maha Besar Allah SWT yang telah memberikan orang-orang yang sungguh luar biasa hebat dalam kehidupan ini.

Terima kasih juga untuk seluruh penulis yang terlibat, tim pengeditan hingga percetakkan, dan semua teman-teman seperjuangan di dunia pendidikan.

“Jangan pernah berhenti bermimpi dan terus juga melakukan tindakan-tindakan untuk mimpi itu. Tanpa tindakan maka, selamanya mimpi itu akan tetap menjadi sebuah mimpi.”

Semoga bermanfaat untuk para pembaca…

Salam bahagia dan semangat belajar untuk kita semua…

 

*Artikel ini juga telah tayang di : 

https://www.kompasiana.com/lisasya/631454c808a8b50f865da432/antologi-bunga-rampai-jilid-3 

 

 

 

 

 

Senin, 23 Mei 2022

Buku Antologi untuk Ibu Sutinah

Buku Antologi "Bunga Rampai Jilid 2" (Doc. Pribadi)


Setelah buku antologi pertamaku dengan judul yang sama terbit di bulan Januari 2022 lalu , kini buku antologi kedua ku dengan judul "Bunga Rampai Suka Duka Menuju ASN Jilid 2" kembali hadir.

Masih dengan kurator Bapak Sigid Purwo Nugroho, S.H., S.Pd., editor Ibu Sri Sugiastuti, desain sampul Bapak Yassin Cahyo Ramadhan, dan penerbit Oase Pustaka Sukoharjo – Jawa Tengah. Penerbitan sempat terkendala dalam hal izin ISBN karena aturan baru yang membatasi penerbitan buku. Namun, alhamdulillah dengan semangat para penulis dan khususnya tim akhirnya buku ini sampai ke tangan para pembaca mulai Mei 2022.

Bersama 25 penulis seluruh Indonesia, buku ini menceritakan perjuangan para pejuang NIP. Pada buku antologi Bunga Rampai Suka Duka Jilid 2, para penulis diperluas oleh kurator sehingga bukan hanya mereka yang bergelut di dunia pendidikan saja namun, lintas bidang juga hadir membagikan pengalaman hidup mereka dalam perjuangannya mendapatkan status ASN.

Harus disadari profesi ASN masih menjadi primadona di lingkungan masyarakat kita. Hal ini dapat terlihat jelas saat pembukaan seleksi ASN, formasi yang diperebutkan sangat timpang jauh dari jumlah peserta yang mengikuti seleksi. Setiap tahun terus terjadi persaingan ketat untuk mendapatkan formasi ASN.

Seleksi ASN yang diusung pemerintah khususnya guru tahun 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pilihan pemerintah untuk menyelesaikan masalah kesejahteraan guru honorer di Indonesia. Walaupun hasil seleksi PPPK formasi guru tahun 2021 yang telah dilaksanakan belum berpihak kepada seluruh guru namun, pastinya membawa harapan baru untuk para guru yang lulus seleksi PPPK ini. Kini..sebagian daerah sedang menunggu proses pelantikan ASN PPPK.

Seperti yang telah diceritakan pada artikel sebelumnya, dari 97 guru yang telah dilantik di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhir April 2022 lalu menyisakan kisah haru. Salah seorang yang hadir adalah Ibu Sutinah, PPPK Guru yang dilantik berusia 58 tahun. Saat bertemu beliau, aku membayangkan ibuku sendiri.  Kalian pasti bisa membayangkan bagaimana perasaanku saat itu ?!!

Jika di flasback, pertemuan pertama kali dengan Ibu Sutinah saat kami menyiapkan pemberkasan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi dan dilanjutkan ke kantor Polres. Kala itu tidak banyak yang aku tanyakan karena tertutupi akan rasa kagum, bahagia, dan sedih campur jadi satu. Gumamku dalam hati, Ibu Sutinah harus menjadi inspirasi dalam buku antologi kedua nanti. Alhamdulillah..ketika menyampaikan niatku ini, Ibu Sutinah menyambut baik bahkan Ibu Sutinah bersedia meluangkan waktu untuk menceritakan perjalanan hidupnya menjadi seorang guru hingga hari ini.

Kisah perjuangan Ibu Sutinah dengan judul “Oasis Menjelang Purnabakti” telah diterbitkan dalam bentuk buku antologi yang berjudul Bunga Rampai Suka Duka Menuju ASN Jilid 2. Buku ini spesial aku persembahkan untuk Ibu Sutinah yang penuh suka duka menjalani profesi mulia ini. Cintanya kepada anak-anak membuat Ibu Sutinah tidak berpikir untuk mendapatkan status dari pfofesi ini namun, hasil akhir yang didapat ibu hari ini adalah hadiah Allah SWT di masa purnabaktinya.

Bunga Antologi pertama dan keduaku (Doc. Pribadi)
 

Terima kasih Ibu Sutinah telah membagikan cerita ini pada para pembaca.

Salam bahagia dan semangat belajar untuk kita semua…

 

*Artikel ini juga telah tayang di Kompasiana dengan link : 

 https://www.kompasiana.com/lisasya/628c1ff5f1f29807ec03a126/buku-antologi-untuk-ibu-sutinah

 

  

Launching Makan Sehat dan Begizi di 33 MB

Launching Makan Sehat dan Bergizi di 33 MB (Doc. Pribadi) Kamis, 12 Desember 2024 menjadi hari yang membahagiakan untuk sekolah kami terci...